Selasa, 31 Mei 2011

Latar belakang periwayat hadist

Tingkatan periwayat hadist , Ulama membagi periwayat pada tiga tingkatan :

1. Tingkat Sahabat
2. Tingkat Tabiin
3. tingkat Atba'ut tabiin

Kemudian membagi Ulama akan tiap-tiap tingkatan ini ke beberapa tingkatan lagi agar dapat membedakan antara rawi yang sama nama nya, hadist-hadist Mursal & Munqoti.

  Definisi sahabat pada istilah Ulama hadist yaitu orang yang pernah bertemu Nabi dalam ke adaan Muslim & meninggal dalam ke adaan Islam.
  tidak termasuk sahabat yang pernah bertemu Nabi dalam ke adaan Kafir karena itu musuh Nabi, juga tidak termasuk sahabat orang yang pernah satu masa dengan Rasul & beriman tapi tidak pernah bertemu Nabi seperti Raja Najasyi, & ini juga bukan di nama kan sahabat orang yang berislam & pernah bertemu Nabi tapi kemudian Murtad lalu meninggal dalam ke adaan ke Murtadan nya seperti Ubaidillah bin Jahsyin.

Sahabat dapat dikenali dengan salah satu dari lima perkara dibawah ini :

1. Tawattur seperti Khalifah yang Empat & sepuluh orang yang sudah diberi habar gembira dengan surga.

2. Mashur & sudah Istifodah (tersebar) tapi tdak sampai batasan Tawattur seperti Dhomam ibn tsa'labah & Ukasah bin Muhson beliau termasuk tujuh puluh orang akan masuk surga tanpa hisab.

3. Sahabat lain mengatakan Ia sahabat karena memenuhi definisi sahabat.

4. Perkataan tabiin yang Siqoh bahwa beliau termasuk golongan sahabat.

5. Adanya pengakuan pada masa Nabi yang bersifat adil bahwa Ia sahabat, karena orang yang adil tidak mungkin berdusta.

       Seluruh Sahabat itu adil, dalil nya terdapat di dalam Al-qur'an, Sunah & Ijma'.
Adapun dalil dari Al-qur'an itu banyak di antara nya " kuntum khoiru ummatin ukhrijati lin nassi (Ali imron : 10 ) Artinya :




Dalil sahabat itu adil juga banyak di sunnah di antara nya " La tasubbu ashabi , pawallaji nafsi biyadih , lau anfaqo ahadukum misla uhudi zahaban, ma adroka mudda ahadihim wa la nasifahu"
Artinya : jangan kalian caci maki sahabat ku, demi Allah yang diri ku di dalam genggaman nya, seandai nya kalian bersodaqoh emas sebanyak gunung uhud, tidak akan sama sodaqoh emas kalian dengan sodaqoh satu mud & bahkan tidak menyamai setengah mud sodaqoh sahabat.

Adapun dalil dari Ijma' " Mehikayatkan ibn Abdul Bar pada kitab Isti'ab fi ma'rifatil ashabi, bahwa Ulama ahlu sunnah wal jamaah sepakat bahwa seluruh sahabat itu adil.


SAHABAT YANG PALING BANYAK MERIWATAKAN HADIST
Sahabat yang meriwatkan lebih dari seribu hadist itu ada enam orang :
1. Abu hurairah meriwayatkan hadist sebanyak 5374
2. Abdullah bin Umar smeriwayatkan hadist sebanyak 2630
3. Anas bin Malik meriwayatkan hadist sebanyak 2286
4. Aisyah binti Abu bakarsiddiq meriwayatkan hadist sebanyak 2210
5. Abdullah bin Abbas meriwayatkan hadist sebanyak 1660
6. Jabir bin Abdullah meriwayatkan hadist sebanyak 1540
   menambah Ulama Irak atas yang Enam yaitu Abu said Al khudri yang meriwayatkan hadist
   sebanyak 1170 hadist.

Abu hurairah lah yang paling banyak meriwayatkan hadist , karna ada hadist dalam kitab Bukhori Muslim " qultu ya rasullah : inni asma'u minka hadistan kasiran ansa'ahu,qola : a'busthu rida'aka pabasattuhu fagorifa biyadaihi, tsuma qola : dhummahu, pama nasitu syai'an ba'du .
 Artinya : Abu hurairah berkata kepada Rasulullah saya banyak mendengar hadist dari engkau tapi saya lupa, lalu di jawab Rasulullah : hamparkan selendang mu (Abu hurairah), lalu Abu hurairah menghamparkan selendangnya & nabi seolah-olah mengambil hadist dengan dua tangannya kemudian di letakkan di selendang Abu hurairah, kemudian nabi bersabda : rapatkan ini selendang ke dadamu , maka setelah peristiwa itu Abu hurairah tidak pernah melupakan satu hadist pun.

SAHABAT YANG PALING BANYAK MEMBERIKAN FATWA
1.Umar bin Khottob
2.Ali bin Abi Tholib
3.Abdullah bin Umar
4.Abdullah bin Abbas
5.Abdullah bin Mas'ud
6.Zaid bin Tsabit
7.Aisyah binti Abu Bakar Siddiq

Yang paling banyak memberikan fatwa diantara 7 yang diatas adalah Abdullah bin Abbas,Beliau diberi gelar bahar (lautan ilmu).nabi pernah mendoakan beliau dengan doa:
"Allahumma allimhu alkitaba".
dalam riwayat lain:"Allahumma paqqihhu piddin wa allimhu atta'wila".
dalam riwayat lain lagi :"Allahummma allimhu alhikmata wa ta'wilal kitab".

SAHABAT YANG DIBERI GELAR UBADILAH 
Ini gelar bagi 4 orang sahabat  yang nama mereka dimulai dengan Abdullah.
1.Abdullah bin Abbas
2.Abdullah bin Umar
3.Abdullah bin Zubair
4.Abdullah bin Amar bib Al ash

Apabila mereka sepakat atas suatu perkara  maka pendapat itu dinamakan pendapat UBADILAH,menurut ulama hadist gelar ini tidak diberikan kcuali kepada mereka ber 4.

SAHABAT YANG BANYAK DIIKUTI PENDAPATNYA  
1.Abdullah bin Abbas
2.Abdullah bin Mas'ud
3.Zaid bin Tsabit 

SAHABAT YANG DIBERI KABAR GEMBIRA MASUK SURGA
  Ada 10 sahabat :
1.Abu Bakar Siddiq
2.Umar bin  Khottob
3.Usman bin Affan
4.Ali bin Abi Tholib
5.Saad bin Abi Waqos
6.Said bin Zaid
7.Tolhah bin Ubaidillah
8.Zubair bin Awwam
9.Abdurrahman bin Aup

 Berbeda pendapat ulama pada membatasi tingkatan sahabat dengan patokan terdahulunya masuk islam atau berhijrah.
 Maka membatasi Hakim Abu Abdillah didalam ilmu hadist pada 12 tingkatan.
1.golongan yang masuk islam dimekkah
2.sahabat Darinnudwah
3.orang yang berhijrah ke Habasyah
4.sahabat aqobatil ula
5.sahabat aqobatil saniyah
6.permulaan orang yang berhijrah dan sempat mendirikan mesjid Quba
7.orang yang ikut pada perang badar
8.orang yang berhijrah antara badar dan hudaibiyah
9.orang yang hadir pada bai'atur ridwan
10.orang yang berhijrah antara hudaibiyah dan fathu mekkah
11.orang yang berislam pada fathu mekkah
12.anak-anak yang pernah melihat Rasullulah

Membuat batasan ibnu Saad pada fathu mekkah (penaklukan kota mekkah) dan pada haji wada akan 5 tingkatan sahabat:
1.yang ikut perang badar
2.orang yang berislam pada awal-awal islam dan ikut berhijrah ke Habasyah dan masa sesudahnya
3. orang yang menyaksikan peperangan khondak dan masa sesudahnya
4.0rang yang berislam pada fathu mekkah dan masa sesudahnya
5.anak-anak yang tidak ikut berperang

Membuat batasan selain Hakim dan selain Ibnu Saad lebih dari 12 tingkatan.

SAHABAT YANG TERAHIR MENINGGAL
Sepakat ulama sahabat yang paling ahir meninggal Abu Thupayil Amir bin Wai'lah Al lai'tsi,dengan sebab wafatnya beliau maka tidak tertinggal lagi sahabat dipermukaan bumi.Meriwayatkan Muslim dari Abu Thupayil  :"Ro'aitu Rasullullah wa ma ala wajhil ardhi rojulun ro'ahu goiri.
Artinya :"aku pernah melihat Rasullulah  dan tidak ada lagi dipermukaan bumi seorang laki-laki yang pernah melihat Rasullullah selain aku".
 Berbeda pendapat ulama pada tahun meninggalnya Abu Thupayil,ada yang mengatakan tahun 100 dari hijriyah, 102 hijriyah,107 hijriyah dan 110 hijriyah.Mentashih Azzahabi didalam kitab Wafayat bahwa Abu Thupayil meninggal tahun 110 hijriyah karna ada riwayat dari Wahab bin Jarir bin Hajim dari bapa beliau:
"kuntu bi makkah sanata asyara wa mi'atin,paro'aitu  janajah,pasa'altu anha?paqolu: haja Abu Thupayil".
Artinya :"aku berada dimekkah tahun 110 hijriyah,aku melihat ada sekelompok orang membawa tanduan mayyit,maka aku bertanya siapa itu? lalu mereka menjawab ini Abu Thupayil".
 Berbeda pendapat ulama pada sahabat terahir yang meninggal sebelum Abu Thupayil kalau dihubungkan dengan negri dan daerah :

  Madinah : Mahmud bin robi'  meninggal pada umur 99 tahun.
  Bashroh : Anas bin Malik  meninggal pada umur 93 tahun.
  Kupah   : Amar bin Haris meninggal pada umur 98 tahun.
  Syam     : Abdullah bin Basar al mazini meninggal pada umur 96 tahun.
  Damasqus : Wasilah bin Al asqo' Al laitsi meninggal pada umur 86 tahun.
  Jazirah letaknya antara dajlah dan pirat : Al arasi bin Umairah Al kindi.
  Kudus    : Abu Abi Abdillah bin ummi haram.
  Mesir     : Abdullah bin haris bin juz'in azzubari meninggal pada umur 89 tahun.
  Yamamah : Al harmas bin Ziyad Albahili meninggal pada umur 102 tahun.
  Barqoh   : Ruwaifi' bin Tsabit Al Anshori meninggal pada umur 56 tahun,beliau seorang raja yang menggantikan Musallamah bin Mukhollid dan qubur beliau sangat terkenal.
  Badiyah  : Salmah bin Al Akwa' Al aslami meninggal pada umur 74 tahun.
  khurasan : Baridah bin Hashib bin Abdullah Al Aslami meninggal pada umur 63 tahun.
  Rakhoj   :  Al ada' bin Kholid bin Hauzah Al Amiri.
  Ashbahan : Annabigoh Ajja'di Qois bin Abdullah.
  Thoif      : Abdullah bin Abbas meninggal pada umur 68 tahun.

KITAB-KITAB TENTANG SAHABAT 
Banyak sekali ulama mengarang kitab-kitab tentang sahabat di antaranya :
1.Ma'rifatu Sahabat karangan Abu Hatim bin Hibban Al Bisti
2.Ma'rifatu Sahabt karangan Abdullah bin Mundah
3.Asasi Sahabat karangan Abu Abdullah Al Bukhori
4.Assahabat karangan Abi Nua'yim Al Ashbihani
5.Al Istia'b karangan Ibnu Abdul Bar
6.Ma'rifatu Sahabat karangan Abi Nua'yim Al Askari,penyusunan kitab ini tidak sesuai dengan hurup hijaiyah.
7.Asadul Goyah karangan Abu Hasan Ali bin Muhammad bin Al Atsir Ajjazari,kitab ini merupakan kesimpulan antara kitab Ma'rifatu sahabat karangan Ibnu Mundah,kitab Assahabat karangan Abi Nua'yim Al Ashbihani dan kitab Al Istia'b karangan Ibnu Abdul Bar.
8.Al Ishobah Pi Tamyiji Sahabat karangan Hafiz Ibnu Hajar 
9.Ainul Ishobah karangan Suyuthi

  Sampai disini pembahasan tentang sahabat kita masuki pembahasan selanjutnya tentang tingkatan tabi'in dipertemuan selanjutnya.
 Salah khilaf mohon maaf.


Minggu, 29 Mei 2011

Kisah Seorang Gadis Sholehah Bernama Bar'ah (Renungan)




Ini adalah kisah gadis berumur 10 tahun bernama Bar`ah, yang orangtuanya dokter dan telah pindah ke Arab Saudi untuk mencari kehidupan yang lebih baik.
Pada usia ini, Bar `ah menghafal seluruh Al Qur’an dengan tajweed, dia sangat cerdas dan gurunya mengatakan bahwa dia sudah maju untuk anak seusianya. Keluarganya kecil dan berkomitmen untuk Islam dan ajaran-ajarannya … . hingga suatu hari ibunya mulai merasa sakit perut yang parah dan setelah beberapa kali diperiksakan diketahuilah ibu bar’ah menderita kanker, dan kanker ini sudah dalam keadaan stadium akhir/kronis.
Ibu bar’ah berfikir untuk memberitahu putrinya, terutama jika ia terbangun suatu hari dan tidak menemukan ibunya di sampingnya … dan inilah ucapan ibu bar’ah kepadanya “Bar`ah aku akan pergi ke surga di depan Anda, tapi aku ingin kamu selalu membaca Al-Quran dan menghafalkannya setiap hari karena Ia akan menjadi pelindungmu kelak.. “
Gadis kecil itu tidak benar-benar mengerti apa yang ibunya berusaha beritahukan, Tapi dia mulai merasakan perubahan keadaan ibunya, terutama ketika ia mulai dipindahkan ke rumah sakit untuk waktu yang lama. Gadis kecil ini menggunakan waktu sepulang sekolahnya untuk menjenguk ibunya ke rumah sakit dan membaca Quran untuk ibunya sampai malam sampai ayahnya datang dan membawanya pulang.
Suatu hari pihak rumah sakit memberitahu ayah bar’ah bahwa kondisi istrinya itu sangat buruk dan ia perlu datang secepat dia bisa melalui telepon, sehingga ayah bar’ah menjemput Bar `ah dari sekolah dan menuju ke rumah sakit. Ketika mereka tiba di depan rumah sakit ia memintanya untuk tinggal di mobil … sehingga ia tidak akan shock jika ibunya meninggal dunia.
Ayah keluar dari mobilnya, dengan penuh air mata di matanya, ia menyeberang jalan untuk masuk rumah sakit, tapi tiba-tiba datang sebuah mobil melaju kencang dan menabrak ayah bar’ah dan ia meninggal seketika di depan putrinya itu…tak terbayangkan ..tangis gadis kecil ini pada saat itu…!

Tragedi Bar `ah belum selesai sampai di sini… berita kematian ayahnya yang disembunyikan dari ibu bar’ah yang masih opname di rumah sakit, namun setelah lima hari semenjak kematian suaminya akhirnya ibu bar’ah meninggal dunia juga. Dan kini gadis kecil ini sendirian tanpa kedua orangtuanya , dan oleh orangtua teman-teman sekolah bar’ah memutuskan untuk mencarikan kerabatnya di Mesir, sehingga kerabatnya bisa merawatnya.
Tak berapa lama tinggal di mesir gadis kecil Bar `ah mulai mengalami nyeri mirip dengan ibunya dan oleh keluarganya ia lalu diperiksakan , dan setelah beberapa kali tes di dapati bar’ah juga mengidap kanker … tapi sungguh mencengangkan kala ia di beritahu kalau ia menderita kanker….inilah perkataan bar’ah kala itu: “Alhamdulillah, sekarang aku akan bertemu dengan kedua orang tua saya.”
Semua teman-teman dan keluarga terkejut. Gadis kecil ini sedang menghadapi musibah yang bertubi-tubi dan dia tetap sabar dan ikhlas dengan apa yang ditetapkan Allah untuknya!…..Subhanallah

Orang-orang mulai mendengar tentang Bar `ah dan ceritanya, dan Saudi memutuskan untuk mengurusnya … ia mengirimnya ke Inggris untuk pengobatan penyakit ini.
Salah satu saluran TV Islam (Al Hafiz ) mendapat kontak dengan gadis kecil ini dan memintanya untuk membaca Quran … dan ini adalah suara yang indah yang di lantunkan oleh bar’ah …


http://www.youtube.com/watch?v=GSCNz...yer_detailpage


sumber : kaskus

Kisah se orang anak & sang Ibu


Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.

Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang. Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini.

"Bu, kita sudah sampai",kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya.

Si ibu , dengan tatapan penuh kasih berkata:"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus. Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang.

"Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan".

Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak. Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis. Dia membawa kembali ibunya pulang. 


Lama kemudian, si anak tumbuh menjadi remaja dan bertanya-tanya, mengapa wanita sering menangis ??. Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan. “Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?” Dalam mimpinya, Tuhan menjawab, “Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama :
1.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

2. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

3. Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

4. Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

5. Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya.




  



" Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu jika beliau masih hidup, karena di kakinyalah kita menemukan surga ".












Sumber : kaskus

Indah pada waktu nya

Terkadang kita meminta pada Tuhan setangkai bunga yang indah,
akan tetapi Tuhan memberikan kaktus yang berduri
Di saat lain kita meminta kepada Tuhan kupu-kupu,
akan tetapi Tuhan memberikan seekor ulat

Kita menjadi sedih,
kecewa,
bahkan “MARAH”

Namun kemudian kaktus itu berbunga indah sekali,
dan ulat itupun menjadi kupu-kupu yang cantik

Itulah jalan Tuhan
“Indah pada waktunya-Nya”

Tuhan tidak memberikan apa yang kita “harap”kan
tapi Tuhan berikan apa yang kita butuhkan

Kadang kita sedih,
kecewa,
terluka,
berburuk sangka,

Tapi ternyata jauh di atas segalanya
Tuhan sedang merangkai yang terbaik
dalam kehidupan kita
agar kita belajar untuk
Ikhlas dan Sabar

Ketika Tuhan Menjatuhkan Uang dan Batu

Seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiSqqRxLO_JNHGIOTeoM9DLAUYQ7F-ZRUMQQRL_oPycViUJa9h9pgYQChsHtG3-HGfGgUSblx480zNo_4RKCjQUzAl-yyoFg1jq-Uohsi8YI1zE3TW916AcTr9uoXpa4AQfyoAu4mM1WgU/s1600/bangunan.jpg
Pekerja itu berteriak-teriak tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.
Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang yang ada dibawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam di depan temannya.
Temannya berhenti bekerja, mengambil uang itu lalu bekerja kembali. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun memperoleh hasil yg sama.
Tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit temannya menengadah ke atas. Sekarang pekerja itu dapat menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.
Tuhan kadang-kadang menggunakan pengalaman-pengalaman yang menyakitkan untuk membuat kita menengadah kepada-Nya.
Seringkali Tuhan memberi berkat, tetapi itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada-Nya. Karena itu memang lebih tepat jika Tuhan menjatuhkan “batu” kepada kita.





Sumber : http://www.beritaunik.net/

Sabtu, 28 Mei 2011

Do'a seorang ayah

Tuhanku…
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya.
Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan. Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.

Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.
Seorang Putera yang sadar bahwa mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.




Tuhanku…
Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak.
Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan
Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.
Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi, sanggup memimpin dirinya sendiri, sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.
Berikanlah hamba seorang putra yang mengerti makna tawa ceria tanpa melupakan makna tangis duka.
Putera yang berhasrat untuk menggapai masa depan yang cerah namun tak pernah melupakan masa lampau.
Dan, setelah semua menjadi miliknya… Berikan dia cukup Kejenakaan sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh namun tetap mampu menikmati hidupnya.

Tuhanku…
Berilah ia kerendahan hati… Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki…
Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna…
Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud, hamba, ayahnya, dengan berani berkata “hidupku tidaklah sia-sia”


Pada masa Perang Dunia Kedua, tepatnya bulan Mei 1952, seorang jenderal kenamaan, Douglas Mac Arthur, menulis sebuah puisi untuk putra tercintanya yang saat itu baru berusia 14 tahun. Puisi tersebut mencerminkan harapan seorang ayah kepada anaknya.
Puisi yang ditulis oleh Jenderal Douglas MacArthur tersebut merupakan sebuah puisi yang luar biasa. Puisi itu adalah sebuah cermin seorang ayah yang mengharapkan anaknya kelak mampu menjadi manusia yang ber-Tuhan sekaligus mampu menjadi manusia yang tegar, tidak cengeng, tidak manja, dan bertanggung jawab atas kehidupannya sendiri.



macarthur
Douglas Mac Arthur

Sumber : google

Qowa'idul fiqhiyyah




Dalam kesempatan ini ana akan berusaha sedikit-demi sedikit ( insya allah ) menukilkan " qaidah syariyyah yang telah digoreskan oleh ulama' dari generasi salafus sholeh terdahulu ataupun sekarang,

sehingga kita semakin mengenal akan qaidah-qaidah syar'iiyah yang di atasnya di bangun agama ini serta dalam istimbat hukum, dan mempermudah bagi kita untuk memahami agama ini ( isnya ALLAH ), & kitapun beragama dengan qaidah dan ilmu karena makna ilmu mengetahui kebenaran dengan dalilnya

bukan hanya sekedar akal-akalan & memperturutkan hawa nafsu ,
Seandainya agama ini dengan akal-akalan sungguh kalau kita kentut yang dibasuh itu pantat bukan kita harus berwudu tapi tidak lah demikian .
bagi siapun pembaca yang ingin berpartisipasi dalam tread ini fal yatafadhal ( di persilahkan ) , namun ana harapkan untuk tidak memperpanjang dalam berdiskusi masalah-masalah lainya karena tread ini sengaja ana kemukakan disini untuk mengemukakan qoidah fiqih bukan memperdebatkanya namun untuk menambah


Makna al qowai'd

Arti Secara bahasa :

Kata :"qawa'id" sebagaimana dijelaskan oleh ahlul ilmi " dia adalah jama dari kata"qaidah " dan maknanya adalah : apa-apa yang dibangun diatasnya sesuatu yang lain ( lihat pawaidul janiyah hal : 85 )
Arti Secara Istilah:

Untuk itu berkata ahlul ilmi adapun qaidah secara istilah syar'ii adalah : perkara yang menyeluruh ( universal ) yang di kembalikan kepadanya cabang-cabang yang banyak.Dan berkata sebagian yang lain : qoidah adakah perkara yang menyeluruh dikembalikan kepadanya cabang-cabang yang banyak,

maka dari uraian tersebut bahwasanya makna qaidah adalah : sebuah ungkapan yang terdiri dari beberapa kata akan tetapi masuk didalamnya pembahasan yang luas, karena sesunggunya pembahasan inti dari qaidah adalah untuk mengumpulkan cabang-cabang yang berbeda-beda.

Makna fiqh

Secara bahasa : mengerti, memahami, pemahaman maka jika dikatakan :
artinya : memahamkannya / mengajarkan dan mengigatkannya , pegetahuan & pengertian & kepandaian)

adapun mana fiqh secara istilahi adalah : mengetahui hukum-hukum syari'at serta cabangya dengan dalil dari kitab dan sunnah dan ijma' serta qiyas yang shohih.

Qoidah piqih itu banyak ana disini ngebahas Cuma sebagian kecilnya.

ALWILAYATUL KHOSSOH AQWA MINAL WILAYATIL AMMAH
(kekusaan yang khusus lebih kuat dari kekuasaan umum)

Misalnya:tidak boleh  qodi(kekuasaan umum) jadi wali nikah dengan adanya bapa dan kakek(kekuasaan khusus).
Seandainya seorang wanita meminta perwalian kepada qodi untuk menikahkannya dengan laki2 yang bukan sekupu maka tidak shah nikahnya tapi jika yang jadi wali wanita itu ayahnya sendiri walaupun tidak sekupu asalkan wanita  itu rido maka shah nikahnya.
Seandainnya  bapa wanita itu berwasiat yang mengawinkan anaknya nanti walinya tuan qodi bukan keluarganya maka wasiat itu tidak boleh dilaksanakan.
MARTABAT KEWILAYAHAN(KEKUASAAN) (4):
1.ULYA(tinggi)  seperti ayah dan kakek.
2.SUFLA(rendah) seperti wakil dengan ijin orang yang mewakilkan
3.WASIAT kalau terpenuhi syaratnya.
syaratnya:mukallaf,merdeka,adil dan dapat melakukan apa yang diwasiatkan.
maka tidak shah wasiat bagi orang yang tidak dapat melakukan apa yang diwasiatkan karna bodoh atau sakit.
4.pengurus waqof.
  
   kesimpulannya syariat menyerahkan wewenang  kepada ayah dan kakek karna sempurna kasih sayang mereka
LA IBROTA BIZHONNIL BAYYINI KHOTO"UHU
(tidak bisa dijadikan patokan dengan sangka kuat jika perkara itu jelas salahnya)

 misalnya seandainya sholat seseorang dengan ijtihad pada waktu atau qiblat atau air,kemudian jelas salah ijtihadnya seperti menyangka seseorang sudah masuk waktu shalat lalu ia shalat kemudian jelas waku shalat belum masuk,maka shalat itu jadi shalat sunat mutlak dan ia mengulangi shalat pardunya.
  misal lain seseorang menyangka air untuk berwudu itu suci lalu ia berwudu kemudian jelas air wudunya itu najis maka ia wajib meulangi wudunya dengan air yang ia yakini suci.
  seandainya anak menjual tanah ibunya diam2 ( hukum jual belinya tidak shah) tapi pada saat ia menjual tanah itu,ibunya meninggal dan  itu jadi warisan baginya maka shah jual beli tanah itu walaupun ia belum tau ibunya meninggal.masih banyak lagi misal-misal lain.
hal-hal yang  terkecuali dari ini qoidah:
 seandainya seseorang shalat berjamaah dan  menyangka imamnya itu suci dari hadas kecil dan besar,ternyata imamnya berhadas maka shalat ma'mum tetap shah,tidak perlu meulang shalatnya.
 seandainya suami menthalak,istrinya pada tempat gelap atau ada dinding antara mereka dan ternyata yang ia thalak bukan istrinya maka tetap jatuh thalaknya.dan masih banyak lagi contoh2 lain.
AL"ISTIGOL BI GOIRIL MAQSUD I"RODUN ANIL MAQSUD
(berpaling dari tujuan yang dimaksud sehingga batal dengan sebab ada tujuan) 

  meambil hak suf"ah  pembeli ketika bertemu dengan penjual bahwa ia membelinya dengan harga murah maka gugur hak suf"ah nya.


LA YUNKARUL MUHTALAF PIHI WA INNA MA YUNKARU ALMUJMA ALAIH
(tidak boleh diinkari sesuatu yang diperselisihkan ulama  dan hanya sanya wajib diinkari pada kesepakatan ulama)


  ulama SYAFI"I berpendapat perahan anggur itu haram dan ABU HANIFAH berpendapat halal perahan anggur itu,imam mazhab berbeda pada halal dan haramnya perahan anggur maka tidak boleh dikenakan sangsi orang yang meminumnya(la yunkarul muhtalaf pihi). 
  kalau ulama sudah sepakat atas  hukum haramnya seperti minum khomar,liwat, dan menjima binatang maka tetap di beri sangsi(hukum had).

 terkeluar dari ini qoidah: 

 menjima budak perempuan yang digadaikan walaupun pemilik budak mengijinkan menjimanya tetap wajib hukum had apabila ia jima,tapi dijaman sekarang tidak ada lagi budak.

 apabila ada perkara dipengadilan dan qodinya berpendapat haram meminum khomar (bermajhab SYAFII ) dan yang terdakwa berpendapat halal(mazhab HANAFI) maka terdakwa tetap diberikan hukuman had karna tidak boleh bagi qodi memutuskan hukum yang berbeda dari keyakinannya.
 tidak dijadikan patokan mazhab qodi pada had jina yang subhat,baik subhat mazhab/subhat pa'il/subhat tempat (mahal) dan tidak dijadikan patokan mazhab qodi juga pada subhat(samar) yang berbeda ulama pada had pencuri dan perampok.


 seandainya istrinya bermazhab hanafi yang membolehkan minum perahan anggur,lalu istrinya itu ingin meminumnya maka suami boleh melarangnya karna suami punya hak atas istrinya.


   masih banyak sekali qoidah yang tidak ana sebutkan disini tapi dikesempatan berikutnya ana akan sebutkan lagi salah khilaf mohon maaf,sampai ketemu lagi dikesempatan berikutnya